Fakta Penting Mengenai Perbedaan Antara Asuransi Unit Link dan Asuransi non Unit Link

Saat ini asuransi unit-link telah menjadi primadona. Ibarat handphone, asuransi unit-link adalah handphone dengan layar sentuh dan spesifikasi tercanggih. Sedangkan asuransi non-unit link (berjangka, tradisional, dan dwi guna) diibaratkan sebagai handphone dengan layar monokrom dan spesifikasi di bawahnya.

Jika diibaratkan demikian, wajar bukan bila unit link lebih disukai ?

Iya betul. Sudah sifat alamiah manusia untuk menyukai sesuatu yang lebih baru dan lebih canggih. Berbicara tentang asuransi juga sama. Produk asuransi unit link sebagai produk asuransi yang lebih baru umumnya mempunyai segudang manfaat yang tidak dimiliki produk asuransi non-unit link sebagai produk asuransi lama.

Apa anda sudah mengetahui perbedaan antara asuransi unit-link dengan asuransi non-unit link?

Mari kita mengenal asuransi non-unit link terlebih dahulu.

Asuransi non-unit link adalah asuransi yang tidak memiliki nilai investasi.

Ada 3 jenis produk asuransi non-unit link, yaitu berjangka (term-life), tradisional (whole life), dan dwi guna (endowment). Term life dan endowment adalah asuransi jiwa berjangka waktu dengan nilai tunai. Sedangkn whole-life adalah asuransi jiwa seumur hidup dengan nilai tunai.  Jika diurutkan berdasarkan nilai premi termurah, maka urutannya adalah premi term life < premi whole life < premi endowment.

Itu sekilas pengertian dari masing-masing produk asuransi tradisional.

Di sisi lain, asuransi unit-link merupakan pengembangan dari asuransi tradisional. Menurut pengertiannya, unit-link adalah produk asuransi jiwa yang memiliki nilai investasi. Produk asuransi jiwanya berbentuk YRT (Yearly Renewable Term). Artinya, asuransinya  berjangka tahunan yang memiliki garansi perpanjangan.  Sedangkan investasinya berbentuk reksadana.

Ada dua jenis manfaat pada unit link, yaitu manfaat dasar dan manfaat tambahan (rider). Manfaat dasarnya adalah memberikan uang pertanggungan apabila tertanggung meninggal dunia atau mengalami cacat tetap total pada masa perlindungan. Di Prudential, masa perlindungan untuk manfaat dasar sampai tertanggung berusia 99 tahun.

Manfaat tambahan (rider)-nya ada bermacam-macam. Diantaranya yaitu perlindungan dari kecelakaan, penyakit kritis, rawat inap, sampai dengan pembebasan premi.

Sebenarnya asuransi tradisional juga memiliki manfaat dasar dan manfaat tambahan, sama seperti unit link. Meski demikian, saat ini kebanyakan perusahaan asuransi lebih fokus untuk mengembangkan unit link ketimbang asuransi non-unit-link. Pengembangan yang dimaksud adalah pengembangan dari sisi manfaat tambahannya.

Term Life vs Unit Link

Sesuai namanya, term life merupakan asuransi dengan jangka waktu. Ada yang jangka waktunya tahunan, 5 tahun atau 10 tahun. Term life tidak memiliki nilai tunai, hanya memiliki biaya-biaya saja. Masa perlindungannya sesuai dengan masa pembayaran. Sebagai contoh. Bayar 1 tahun, perlindungannya 1 tahun. Bayar 5 tahun, perlindungannya 5 tahun.

Sesungguhnya unit link mengadopsi prinsip asuransi term life, khususnya untuk term life yang berjangka tahunan.Dan term life berjangka tahunan (YRT) itu adalah bentuk paling dasar dari asuransi jiwa. Nasabah membayar premi untuk 1 tahun. Di tahun berikutnya, nilai premi yang harus dibayar nasabah akan naik.

Premi yang dibayarkan secara rutin terdiri dari biaya asuransi yang disebut sebagai Cost of Insurance (COI) pada asuransi konvensional dan biaya tabaru pada asuransi syariah. Biaya asuransi dikenakan untuk setiap manfaat dasar dan manfaat tambahan yang diambil. Nilai premi berkalanya tetap sedangkan biaya asuransinya naik setiap tahun sesuai dengan pertambahan usia. Di unit link, selisih antara premi dan biaya-biaya yang ada itu yang disebut nilai investasi.

Umumnya nilai premi term life lebih murah daripada unit link. Mengapa demikian ? Prremi unit link lebih mahal karena mengandung nilai tunai atau nilai investasi sedangkan term life tidak. Meski demikian, premi unit link bisa dibuat lebih murah daripada premi term life. Caranya dengan mengambil manfaat tambahan term-life pada unit link.

Whole life vs Unit link

Sesuai namanya, whole life merupakan asuransi jiwa dengan jangka waktu perlindungan seumur hidup, hingga usia 99 tahun. Whole life memiliki nilai tunai yang dijamin. Beberapa produk asuransi whole life juga memberikan nilai tunai tambahan yang tidak dijamin.

Whole life bukan dasar dari unit link karena whole life tidak memiliki prinsip Yearly Renewable Term (YRT). Jika dilihat dari jangka waktu perlindungan jiwanya, unit link dan whole life sama-sama melindungi sampai usia 99 tahun. Meski demikian, ada satu perbedaannya yakni pada whole life nasabah hanya membayar premi sesuai masa perjanjian dan setelah itu nasabah tidak perlu bayar lagi namun tetap mendapat perlindungansampai usia 99 tahun.

Di unit link, nasabah membayar premi sesuai rencana di awal dan setelah itu diperbolehkan untuk cuti premi. Nasabah akan tetap mendapatkan perlindungan selama nilai investasinya cukup untuk membayar biaya asuransi dan biaya administrasinya. Jika nilai investasinya tidak cukup, maka nasabah harus membayar lagi untuk menutupi biaya asuransi +biaya administrasi agar tetap mendapat mendapat perlindungan.

Perbedaan itu yang menyebabkan premi whole life sedikit lebih mahal daripada premi unit link. Pada whole life, perusahaan asuransi harus menjamin manfaat polis tetap berlaku setelah masa pembayaran premi berakhir. Sedangkan pada unit link, perusahaan menyerahkan masa berlaku polis sesuai dengan keputusan nasabah.

Endowment vs Unit Link

Endowmen atau asuransi dwiguna memiliki nilai asuransi dan nilai tunai dengan titik tekan lebih pada nilai tunai. Artinya nilai asuransi jiwanya tidak besar. Umumnya asuransi dwiguna ini dipakai untuk mempersiapkan dana pendidikan anak atau dana pensiun. Saat ini asuransi dwiguna sudah jarang ditawarkan seiring semakin berkembangnya asuransi unit link.

Boleh dibilang asuransi dwiguna adalah produk asuransi yang setengah-setengah dilihat dari sudut pandangan perlindungan ataupun nilai tunainya. Uang pertanggungan asuransi dwiguna lebih kecil dibandingkan dengan unit link, whole life, ataupun term life. Nilai tunainya pun masih lebih kecil bila dibandingkan dengan unit link.

Sekarang anda sudah tahu kan perbedaan antara asuransi unit link dengan asuransi tradisional ?

Bila sudah benar-benar paham, pilihannya ada di tangan anda. Sebab asuransi yang manapun pada dasarnya baik. Yang kurang baik adalah apabila tidak memiliki asuransi sama sekali.

Hubungi agen asuransi terdekat anda.

Untuk konsultasi asuransi secara GRATIS, anda bisa menghubungi:

Nugroho Atma Hadi (Agen Asuransi Prudential Syariah)

HP/WA: 0813-12-832-850 | Email: nugrohoatma@gmail.com | Tinggal di Bandung Timur | Melayani pembuatan asuransi di Bandung, Jabodetabek, dan Kota-Kota Se-Indonesia

Baca juga artikel-artikel berkualitas di bawah ini.

Baca Ini Untuk Mengetahui Kebutuhan Asuransi Anda

Blessing In Disguise : Hikmah Dibalik Sakit

Mencengangkan! Orang Masih Salah Kaprah Soal Asuransi Tentang Hal Ini

 

1 thought on “Fakta Penting Mengenai Perbedaan Antara Asuransi Unit Link dan Asuransi non Unit Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat
%d bloggers like this: